Dari Santri untuk Negeri
Oleh B. Siti Aisyah IS,S.Pd

Berita Dibaca 75 kali
Dari Santri untuk Negeri

Ada yang berbeda ketika memasuki halaman SMA Negeri 2 pada Senin (21/10). Segenap warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih, bersarung serta memakai songkok  bagi laki-laki, sedangkan bagi perempuan mengenakan busana muslim putih dan bawahan gelap. Ini sesuai dengan surat edaran Wali Kota Probolinggo tertanggal 7 Oktober 2019 dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-V Tahun 2019.

Meskipun mengenakan pakaian ala santri bukan berarti menghambat kegiatan siswa dan warga sekolah yang lain. Pada Senin (21/10) dilaksanakan kegiatan Upacara Bendera memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-V yang dihadiri oleh Bapak Abdul Mujib, Ketua DPRD Kota Probolinggo periode 2019-2024. Beliau didaulat menjadi pembina upacara peringatan Hari Santri Nasional.

Merupakan suatu kebanggaan ketika warga sekolah dapat memperoleh pelajaran dari Ketua DPRD Kota Probolinggo. Beliau menyampaikan bahwa kita harus bisa hidup dan bertahan dalam kondisi bagaimanapun, baik ketika berada di bawah dengan keterbatasan ekonomi maupun ketika berada di atas saat mendulang kesuksesan. Kedatangan ketua DPRD ini menunjukkan sinergi yang bagus antara pemerintah dengan sekolah sebagai lembaga pendidikan.

 

 

 

Selain upacara bendera, pada Selasa (22/10) masih dengan mengenakan pakaian busana muslim dilakukan kegiatan mengheningkan cipta yang ditujukan kepada para syuhada’ dan pahlawan yang berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendoakan keselamatan Bangsa dan Negara. Hal ini sesuai dengan surat edaran Gubernur Jawa Timur tentang Peringatan Hari Santri tertanggal 18  Oktober 2019. Adapun kegiatan hening cipta di SMA Negeri 2 Probolinggo dilakukan oleh seluruh warga sekolah baik di kelas, kantor maupun saat di laboratorium komputer.

 

Sebagai puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) siswa SMA Negri 2 juga ikut berpartisispasi dalam kegiatan Kirab Hari Santri Nasional dengan mengusung tema “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia” yang dilaksanakan pada Selasa (22/10) malam. Start kirab dimulai dari Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo. Dari Masjid Agung  menuju ke barat melewati Jalan Panjaitan,  rumah Dinas Wali Kota dan finish di depan kantor Pemerintah Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman.

Usai kirab, peserta juga mengikuti serangkaian acara taushiyah yang sebelumnya dimeriahkan oleh sholawat Dloul Mustafa Cahaya Rasulullah (DMCR) dilanjutkan dengan thausiyah kebangsaan yang disampaikan oleh Habib Taufik dari Pasuruan.

 

Masih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-V. Berbekal banyak latihan dan kemampuan yang mumpuni, Alfiansyah Pradana PD dan Team, siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Probolinggo mampu meraih Juara I Lomba Vlog Hari Santri Nasional Kota Probolinggo 2019. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo.  Dengan raihan nilai 80 Alfiansyah mampu menyingkirkan 22 pesaingnya. Sungguh prestasi yang patut dibanggakan. Selamat untuk SMA Negeri 2 Probolinggo. Semoga ke depan SMADA semakin Jaya!(xaix)