Haru! Jurnalistik SMADa Kembali Ukir Prestasi

Prestasi Dibaca 164 kali
Haru! Jurnalistik SMADa Kembali Ukir Prestasi

Haru! Jurnalistik SMADa Kembali Ukir Prestasi

Nabila Nur Khaliza, Probolinggo.

Suasana tegang menyelimuti saat pengumuman pemenang Literasi Award di Rechall POH PT POMI, Paiton, Sabtu (9/9) lalu. Tak disangka, setelah sekian lama padam, pada kesempatan ini Jurnalistik SMADa dapat meraih 2 piala sekaligus. Suasana yang awalnya tegang seketika menjadi haru, saat foto TIM berlatar greenscreen terpampang menjadi juara 1 konten berita, dan juara 2 features. "Pastinya senang dan bangga atas prestasi ini. Lega juga, karna perjuangan mencari beritanya cukup susah," papar Adam Firmansyah selaku pimpinan redaksi TIM Jurnalistik SMADa.

Sebelum ditetapkan sebagai pemenang, para peserta disaring untuk masuk nominasi. Ada beberapa kategori yang di lombakan dalam Literasi Award ini, yaitu konten tulisan, features, foto, infografis, overall design, berita online, serta video. Dalam setiap kategori, ada 5 tim yang akan masuk nominasi. Sedangkan hanya ada 4 tim yang akan menjadi pemenang. Hal ini menjadi alasan mengapa jantung para peserta khususnya TIM Jurnalistik SMADa semakin berdegup kencang.

Mayzaa Nasywaa Prasetyo, anggota TIM Jurnalistik SMADa, mengaku bahwa fikiran anggota TIMnya tidak tenang semenjak konten tulisan dan features Jurnalistik SMADa masuk dalam nominasi. "Deg degan pliss, aku pikir pengumumannya hari ini," ujar Mayzaa disaat mengetahui bahwa pengumuman nominasi Literasi Award ini sempat diundur 1 hari. TIMnya pun merasa tidak percaya diri dengan produk yang mereka kirimkan. Namun kemenangan berpihak kepada TIM Jurnalistik SMADa.

Kepulangan mereka ke sekolah membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Setelah sekian purnama berjuang dengan mengandalkan tenaga dan pikiran. Ini adalah penghargaan pertama yang mereka sumbangkan kepada SMADa. Momen ini juga sebagai perayaan purna tugas Adam Firmansyah, selaku Pimpinan Redaksi SMADa Press. "Ini adalah momen purna tugas terindah selama hidup saya," ujar Adam.